
Rapat Anggota Tahunan Ke 20 Kopwantera Tahun Buku 2024 yang dilaksanakan pada tanggal 15 Januari 2025 agak lebih berbeda dan spesial. Kenapa? Pertama, karena acara tersebut dilaksanakan di tempat wisata, yaitu di Bale Panjang Musium Nasional Taman Mini Indonesia Indah, sehingga usai acara seluruh anggota bisa berwisata di sekitarnya. Kedua, selain semarak anggota hadir secara quorum yang melebihi 50% peserta, hadir pula beberapa perwakilan dari ketua-ketua koperasi kota Bekasi, ketua Alisa Khadijah ICMI Pusat, Perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan Kota Bekasi, Perwakilan Dekopinda Kota Bekasi, Perwakilan dari Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bekasi. Ketiga, seluruh anggota menerima dan menyetujui seluruh Keputusan rapat, bahkan banyak masukan yang sifatnya membangun buat koperasi.

Acara yang dimulai pukul 09.00, diawali dengan sambutan dari ketua Kopwantera, Ibu Hj. Yatti Surtiyati Arief. Ketua Kopwantera menyampaikan beberapa poin penting terkait kinerja kopwantera selama tahun 2024 dan rencana kerja di tahun 2025. Satu bulan sebelumnya telah dilaksanakan Rapat Anggota Khusus, melaksanakan pemilihan Ketua Pengurus dan Ketua Pengawas Kopwantera periode 2025 – 2029. Secara aklamasi telah ditetapkan Susunan pengurus dan pengawas periode 2025-2029. Secara keseluruhan usaha kopwantera selama tahun 2024 mengalami penurunan dalam hal pendapatan usaha sebesar 0,79%, namun modal sendiri dan asset koperasi mengalami peningkatan masing-masing sebesar 28,9% dan 4,2% dibandingkan tahun sebelumnya.
Ketua Dekopida Kota Bekasi yang diwakili oleh Bapak Ir. Pere Sumbada Sudharma menyampaikan bahwa tata kelola koperasi secara profesional sudah dilakukan oleh kopwantera sebagai salah satu contoh koperasi wanita di kota Bekasi. Juga menyarankan dalam hal mengembangkan usaha koperasi, harus lebih terarah pada usaha yang berasal dari modal sendiri. Kemajuan koperasi tidak terlepas dari peran anggota yg disiplin
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bekasi, yang diwakili oleh Bapak Drs Rustadi, M.M. menyampaikan bahwa Dinas koperasi selalu bangga dengan kopwantera, karena itu kopwantera selalu dijadikan contoh bagi koperasi-koperasi yang baru berdiri di kota Bekasi. Jika melihat asset kopwantera, modal sendiri masih di bawah 25% dari total asset. Oleh sebab itu melalui RAT ini beliau mengusulkan agar Simpan Wajibnya ditetapkan tidak perlu seragam. Jika anggota biasanya menyetor Rp.20.000/bulan, maka bisa saja sebagian anggota yang lebih mampu menaikkan simpanan wajibnya menjadi Rp. 30.000 bahkan Rp. 50.000 per bulan, dengan tujuan meningkatkan modal sendiri. Selain itu Bapak Rustadi juga memberikan saran bahwa jika kopwantera ingin merubah statusnya dari koperasi tingkat kota menjadi tingkat provinsi, beliau malah mengusulkan sekalian saja menjadi tingkat Nasional, karena secara geografis domisili kopwantera lebih dekat ke Jakarta. Dari segi kepemilikan permodalan juga kopwantera sudah memenuhi syarat. Walaupun demikian Dinas koperasi akan merasa kehilangan lagi satu koperasi binaannya.
Terkait dengan hasil keputusan Rapat Anggota Tahunan ke 20 Tahun Buku 2024 mengenai susunan kepengurusan periode 2025 – 2029 dan status Kopwatera dari yang awalnya tingkat Kota Bekasi menjadi Nasional, Notaris H. Ade Ardiansyah, S.H. M.Kn. telah menerbitkan akta Notaris nomor 39, tanggal 28 April 2025, dengan Badan Hukum AHU-0001965.AH.01.39.Tahun 2025 tanggal 5 Mei 2025 dengan merubah pasal 11. Dalam pasal 11 tersebut dijelaskan bahwa keanggotaan kopwantera bukan hanya warga kota Bekasi saja, melainkan dapat melayani seluruh warga yang bertempat tinggal dan berkedudukan di seluruh wilayah negara kesatuan Republik Indonesia.
Acara ditutup pukul 13.00 dengan acara mengundi doorprise dan makan siang bersama, selanjutnya anggota diberikan waktu untuk acara bebas hingga sore hari.
Oleh : Yatti Surtiyati Arief
Bagikan
Koperasi Damasta Abhipraya Mandiri (Skd) atau Koperasi DAM, adalah koperasi sekunder kota Bekasi, yang didirikan atas semangat kolaborasi sesuai amanat Undang Undang. Tanggal 1 Oktober 2025, bertepatan dengan hari kesaktian Pancasila, Koperasi DAM pertama kali mengumumkan program-program strategisnya pada acara... selengkapnya
Oleh : Yatti Surtiyati Arief Jejaring usaha rakyat identik dengan koperasi yang beranggotakan para pelaku UMKM dan masyarakat. Kontribusinya dalam lima tahun terakhir ini mengalami peningkatan. Data dari Kementerian Koperasi dan UKM di tahun 2017 menunjukkan tingginya devisa negara dari... selengkapnya
Salah satu bentuk layanan Koperasi Wanita Sejahtera yang rutin dilaksanan setiap tahun adalah peningkatan keterampilan anggota melalui Pendidikan dan Pelatihan. Kali ini pelatihan yang dilaksanakan adalah Pelatihan keterampilan membuat hantaran pernikahan. Pelatihan keterampilan ini merupakan kegiatan yang diinginkan oleh anggota,... selengkapnya
Belum ada komentar