Alhamdulillah setelah melewati sebulan penuh kita berpuasa akhirnya tiba juga hari yang ditunggu – tunggu yaitu perayaan Hari Raya Idul Fitri yang artinya liburan panjang sudah di depan mata. Banyak dari teman – teman yang sudah merencanakan liburan panjang ke destinasi wisata, ataupun yang pastinya merencanakan untuk pulang kampung atau mudik, karena semenjak pandemi beberapa tahun lalu, liburan dan mudik tertunda.
Pastinya merencanakan liburan panjang dan mudik pun tidak jauh dari perencanaan keuangan. Nah, perlu kita tahu bahwa masih ada hari setelah Lebaran loh pastinya. Lalu bagaimana kita bisa mengatur pengeluaran kita pasca liburan. Yuk, simak tips dari Kopwantera.
Periksa dan atur kembali catatan keuangan
Harus dipastikan bahwa pos mana saja yang menyebabkan pengeluaran sangat banyak saat lebaran, sehingga bisa mengalokasikan dana untuk mengisi kembali kekosongan uang pada dana yang secara tidak sengaja terpakai. Setelah mengevaluasi catatan pengeluaran selama lebaran, berikutnya yaitu mengatur kembali anggaran keuangan. Hal ini dilakukan untuk mengatur ulang perincian pengeluaran untuk menekan pos-pos yang dirasa tidak terlalu penting. Dengan demikian, pengeluran pasca lebaran dapat diminimalkan.Buat prioritas
Setelah semua pos-pos pengeluaran dirinci, selanjutnya mengurutkannya sesuai dengan prioritas kebutuhan yang utama, untuk kebutuhan yang bisa dibilang bersifat tersier, untuk sementara dihilangkan terlebih dahulu, guna memenuhi kebutuhan utama harian dan pembayaran iuran wajib bulanan.
Batasi pengeluaran harian
Membatasi pengeluaran harian contohnya bisa dilakukan dengan membuat rincian daftar belanjaan sesuai dengan kebutuhan. Contohnya hindari untuk membeli makanan di luar karena bisa dibilang cukup boros.
Mulai menabung kembali
Dengan membatasi pengeluaran, diharapkan Anda mampu menyisihkan uangnya untuk mengisi kembali tabungan yang terpakai saat lebaran. Namun, perlu diingat bahwa uang harus disisihkan terlebih dahulu untuk ditabung, jangan sampai menunggu jika ada sisa pengeluaran.
Disiplin dalam mengatur keuangan
Semua langkah yang akan diambil untuk dilakukan akan sia-sia begitu saja jika tidak ada niat dan gerak untuk menerapkannya. Perlu sikap disiplin untuk konsisten tentang apa yang telah diputuskan untuk bersabar sementara waktu melalui masa pemulihan keuangan pasca lebaran.
Semoga bermanfaat. Terima kasih
Referensi artikel:
https://www.chubb.com/id-id/articles/personal/5-langkah-mengatur-keuangan-setelah-lebaran.html
Editor: Angga.
Bagikan
(Sumber Foto: freepik.com) Tidak sedikit orang yang terjebak jeratan pinjol. Hal ini tidak lain karena kemudahan mendapatkan pinjaman yang ditawarkan para perusahaan pinjol. Sayangnya, tidak semua pinjol ini memiliki legalitas yang akhirnya justru merugikan para peminjam. Mulai dari bunga yang... selengkapnya
Bantuan Kopwantera kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, berupa pemberian paket sembako dan masker bagi kaum duafa dan pengemudi Ojek Online, dan pemberian paket sembako bagi 400 anggota aktif selengkapnya
Oleh : Yatti Surtiyati Arief Jejaring usaha rakyat identik dengan koperasi yang beranggotakan para pelaku UMKM dan masyarakat. Kontribusinya dalam lima tahun terakhir ini mengalami peningkatan. Data dari Kementerian Koperasi dan UKM di tahun 2017 menunjukkan tingginya devisa negara dari... selengkapnya
Belum ada komentar