Menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) di minggu kedua atau ketiga di bulan januari sudah menjadi sebuah komitmen bagi jajaran pengurus dan anggota Kopwantera. Seperti halnya tahun-tahun sebelumnya, pada hari Minggu tanggal 19 Januari 2020 RAT Kopwantera ke-15 Tahun Buku 2019 digelar di Banny Function Hall – Banny Ressidence Cikunir Bekasi. Jumlah anggota yang semakin meningkat tidak memungkinkan lagi dapat menampung anggota dalam pelaksanaan RAT di kantor Kopwantera.
Tema yang diusung pada RAT kali ini adalah “Jatidiri Koperasi jadi pedoman bagi pengembangan usaha non-simpan Pinjam Kopwantera dalam upaya menciptakan lapangan pekerjaan dan pendapatan masyarakat”. Rapat Anggota yang dihadiri oleh 289 anggota dari 490 anggota aktif, juga dihadiri para pejabat terkait. Antara lain Sekda Pemkot Bekasi Dr. Hj. Renny Hendrawati, MM; Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bekasi, Wakil Ketua Umum Dekopin, Dekopinda dan BKWK Dekopinda Kota Bekasi. Tidak santai seperti RAT tahun-tahun sebelumnya, pada rapat kali ini sedikit berbeda, rapat berjalan dengan khidmat, baik peserta maupun tamu undangan mengikuti jalannya rapat dari awal hingga selesai.

Dalam pengantarnya, ketua Kopwantera Dra. Hj. Yatti Surtiyati Arief menyampaikan laporan perkembangan koperasi, baik secara kualitatif maupun secara kuantitatif. Secara Kuantitatif terjadi peningkatan secara signifikat dalam kegiatan usaha. Peningkatan jumlah anggota koperasi dalam setahun terakhir ini berbanding lurus dengan peningkatan Modal, Volume usaha, Laba Koperasi dan Asset koperasi. Masing-masing meningkat sebesar 19,5% (modal usaha), 20,6% (volume usaha), 69,9% (laba) dan 11,9% Asset (dari asset Rp.4,86M tahun 2018 meningkat menjadi Rp.5,43M tahun 2019). Program Kelompok KASIH IBU yang telah diterapkan di awal tahun 2018, telah berdampak positif terhadap penambahan jumlah anggota. Sepanjang tahun 2019 terjadi penambahan anggota sebesar 151 orang dan total anggota kelompok yang sudah bergabung di kopwantera adalah sebanyak 18 Kelompok (atau 171 orang)
Secara kualitatif, di tahun 2019 terjadi peningkatan jumlah anggota yang lebih berkualitas. Disamping itu kinerja koperasi semakin baik, dengan didukung tenaga kerja tetap dan tidak tetap (generasi muda yang tergabung dalam team kreatif dan team IT), sesuai dengan kompetensinya. Kunjungan tamu dari luar (antara lain dari kabupaten Bone – Sulawesi Selatan dan dari IPEMI Bekasi) yang melakukan study banding mengindikasikan makin dikenalnya koperasi secara Nasional. Penghargaan yang diterima tahun 2019 melengkapi penghargaan-penghargaan yang sudah diterima sebelumnya. Kolaborasi dengan koperasi lain, yang merupakan agenda kerja kopwantera telah terealisasi di tahun 2019 dengan terbentuknya koperasi sekunder tingkat Kota Bekasi, dan ketua Kopwantera menjabat sebagai Bendahara. Modernisasi Koperasi Wanita Sejahtera melalui pemanfaatan aplikasi berbasis online dan pembuatan website kopwantera merupakan langkah maju lainnya.

Rencana kedepan, selain memantapkan program-program yang sudah berjalan (yaitu Unit Simpan Pinjam sebagai core business), kopwantera berencana menggarap sektor non-simpan pinjam (sektor riil), antara lain akan mengembangkan home industri. Program selama 5 tahun kedepan dan target capaiannya, di bawah naungan Rumah Produksi Kopwantera telah disampaikan pula dalam Rapat Anggota Tahunan tersebut, dan mendapat persetujuan dari anggota sebagai pemilik koperasi.
Pada kesempatan yang sama, ketua kopwantera melaunching buku denga judul “Dari Bekasi Menjadi Indonesia ke Mancanegara, Koperasi Wanita Sejahtera Mengisi Putaran Waktu” dan menyerahkannya kepada Sekda Kota Bekasi dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bekasi. Buku tersebut ditulis sendiri oleh ketua Kopwantera, yang berisi tentang model pengembangan koperasi wanita di lingkungan masyarakat ala Kopwantera yang sarat dengan nilai-nilai dan jatidiri koperasi , dengan harapan bisa dijadikan salah satu model pemberdayaan koperasi-koperasi di kota Bekasi. Buku tersebut dilengkapi dengan kata sambutan dari Ketum Dekopin (H.AM. Nurdin Halid), Sesmeneg Kemenkop dan UKM RI (Prof. Dr. H. Rully Indrawan, M.Si.) serta Ketua Majelis Pakar Dekopin (M. Sularso) berisi pedoman, contoh kasus dan contoh administrasi yang bisa dijadikan panduan bagi koperasi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama pula, para pengurus dan anggota mendengarkan sambutan dan arahan dari ibu Sekda Kota Bekasi yang mengapresiasi dan menyambut positif keberadaan Koperasi Wanita Sejahtera di tengah masyarakat kota Bekasi. Juga dari Waketum Dekopin yang menyampaikan bahwa saat ini modernisasi koperasi sudah menjadi satu keniscayaan. Begitu halnya Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bekasi, selalu menjadikan Kopwantera sebagai salah satu koperasi percontohan yang berada di lingkungan masyarakat Kota Bekasi. Di akhir acara, dilakukan pengundian doorprise menarik bagi anggota yang hadir.


Bersama Kabid Dekopinda Kota Bekasi, Waketum Dekopin, Ketua BKWK Kota Bekasi dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bekasi


Pengundian doorprise yang rutin dilakukan saat RAT, Empat hadiah dari puluhan hadiah menarik yang diundi di akhir acara.
Bagikan
Koperasi Damasta Abhipraya Mandiri (Skd) atau Koperasi DAM, adalah koperasi sekunder kota Bekasi, yang didirikan atas semangat kolaborasi sesuai amanat Undang Undang. Tanggal 1 Oktober 2025, bertepatan dengan hari kesaktian Pancasila, Koperasi DAM pertama kali mengumumkan program-program strategisnya pada acara... selengkapnya
Kopwantera di usianya yang sudah menginjak ke 21, tetap konsisten menggelar Rapat Anggota Tahunan di minggu kedua bulan Januari, yaitu pada hari Minggu 11 Januari 2026. Rapat yang dimulai pukul 09.00 ini terasa spesial karena tidak tanggung-tanggung dilaksanakan di daerah... selengkapnya
Belum ada komentar