
(Sumber Foto: freepik.com)
Tidak sedikit orang yang terjebak jeratan pinjol. Hal ini tidak lain karena kemudahan mendapatkan pinjaman yang ditawarkan para perusahaan pinjol. Sayangnya, tidak semua pinjol ini memiliki legalitas yang akhirnya justru merugikan para peminjam. Mulai dari bunga yang tinggi hingga denda yang dihitung per hari.
Untuk terlepas dari jeratan pinjol, tidak sedikit juga orang yang akhirnya melakukan gali lubang tutup lubang dengan melakukan pinjaman online baru ke pinjol lainnya. Nah, agar tidak terjerat pinjol, di bawah ini adalah beberapa tips tepat lepas dari jeratan pinjol yang bisa Anda terapkan.
Stop Gali Lubang Tutup Lubang
Ketika Anda memiliki pinjaman utang di pinjol dan telat melakukan pembayaran, biasanya Anda akan diteror oleh debt collector yang tentunya sangat mengganggu. Jika kondisi ini terjadi, kebanyakan orang akan melakukan gali lubang tutup lubang dengan melakukan pinjaman online baru. Hal inilah yang sering membuat utang semakin besar dan akhirnya akan meledak. Oleh karena itu, pastikan Anda stop gali lubang tutup lubang dengan meminjam uang ke pinjol lainnya hanya untuk menutupi utang di pinjol lain. Karena hal ini akan membuat utang Anda terus menumpuk dari hari ke hari.
Kontak Perusahan Pinjol
Daripada dikejar-kejar oleh debt collector, alangkah lebih baiknya Anda mengontak perusahaan pinjol tersebut dan ceritakan kondisi Anda secara transparan. Sampaikan ke pinjol bahwa Anda sedang mengalami kesulitan dan berat untuk membayar kewajiban pembayaran. Sertakan juga bukti untuk mendukung pernyataan bahwa sedang dalam kesulitan ekonomi. Dengan begitu, Anda bisa meminta keringanan kepada perusahaan pinjol dan tunjukkan komitmen ingin menyelesaikan tunggakan tersebut.
Negosiasi Keringanan
Semua perusahaan pinjol pada dasarnya ingin mendapatkan pokok pinjaman dan bunga yang dibayar penuh oleh peminjam. Namun, dalam kondisi peminjam dalam kesulitan, perusahaan juga tidak ingin peminjam menunggak dan tidak bayar sama sekali. Uang masuk itu, walaupun kecil, tetap penting bagi perusahaan pinjol. Jadi, peminjam yang lagi kesulitan bisa menyampaikan niat baiknya untuk membayar, namun meminta keringanan pembayaran karena kondisi ekonomi yang sedang memburuk.
Ajukan Restrukturisasi Pinjaman
Mengajukan restrukturisasi pinjaman menjadi salah satu jalan keluar. Apalagi OJK sudah mengijinkan penyelenggara pinjol untuk bisa memberikan keringanan dalam bentuk restrukturisasi kredit. Biasanya, restrukturisasi ini bisa berupa diskon denda atau bunga, hingga perpanjangan masa kredit. Tergantung, hasil negosiasi dengan perusahaan pinjol.
Coba Pinjam ke Orang Lain
Meskipun mudah dan cepat, pinjaman online memiliki bunga yang tinggi. Umumnya, bunga pinjol mencapai 12% sebulan atau 144% setahun. Sehingga, beban bunga memakan porsi yang cukup signifikan daripada kewajiban pembayaran pinjaman.
Untuk bisa mengatasi jeratan pinjol, Anda bisa coba meminjam di tempat lain dengan bunga rendah untuk melunasi kewajiban kredit di pinjol. Atau, Anda juga bisa pinjam ke orang tua, saudara, atau teman yang tidak memberlakukan bunga.
Namun, meminjam ke orang tua, saudara, atau teman tidak bisa semudah dan secepat melakukan pinjaman ke pinjol. Oleh karena itu, Anda tetap harus melakukan pembayaran tepat waktu agar terhindar dari denda yang dikenakan setiap harinya jika ada keterlambatan. Nah, jika Anda belum memiliki dana untuk bayar tagihan, sambil menunggu pinjaman keluarga atau teman.
Kopwantera menyediakan layanan pinjaman khusus untuk Anggota tanpa Bunga yang tinggi dan pengajuan yang mudah, Anda sebagai anggota Kopewantera dapat mengajukan pinjaman Anggota dengan beban yang lebih ringan.
Manfaatkan Bonus Tahunan
Jika Anda mendapatkan penghasilan tambahan, misalnya dari bonus tahunan atau THR, Anda bisa sisihkan untuk melunasi utang pinjol. Tingginya bunga pinjol membuat kita lebih baik melunasi pinjol dibandingkan untuk investasi.
Jual Aset, Hemat, dan Cek Pengeluaran
Anda tidak harus menjual tanah atau rumah untuk keluar dari jeratan pinjol. Namun, Anda bisa menjual barang-barang yang memang bisa dijual. Misalnya, Anda memiliki 2 handphone, Anda bisa menjual salah satunya untuk mencicil tagihan pinjol. Selain itu, Anda juga bisa menghemat pengeluaran dan mengecek pengeluaran apa saja yang bisa Anda kurangi untuk mendatangkan cash flow dan melunasi sisa utang.
Cek Status Pinjol Ilegal Bukan
Ketika membutuhkan uang, kebanyakan orang akan merasa terburu-buru dan akhirnya terjebak pada pinjol ilegal. Nah, jika perusahaan pinjol Anda legal, ada baiknya Anda melunasi kewajiban karena jika tidak implikasinya akan tidak baik, seperti masuk blacklist SLIK OJK, dikejar-kejar debt collector.
Sedangkan, jika Anda mengecek dan ternyata perusahaan pinjol ilegal, maka Anda bisa melaporkan ke OJK atau ke pihak berwajib jika mereka melakukan penagihan yang tidak sesuai ketentuan, seperti mengancam atau memaki-maki.
Berusahalah untuk lebih bijak dalam mengatasi hutang piutang anda, rencanakan sedini mungkin untuk arus keuangan keluarga anda, batasi pengeluaran yang tidak perlu, bekerja dengan giat agar mendapatkan penghasilan yang lebih dan tidak gegabah dalam mengatasi masalah keuangan anda.
Semoga bermanfaat. Terima kasih.
Sumber: https://blog.kini.id/cara-keluar-dari-jeratan-pinjol/
Editor: Angga Raditya Abyasa.
Bagikan
(Sumber Foto: freepik.com) Tidak sedikit orang yang terjebak jeratan pinjol. Hal ini tidak lain karena kemudahan mendapatkan pinjaman yang ditawarkan para perusahaan pinjol. Sayangnya, tidak semua pinjol ini memiliki legalitas yang akhirnya justru merugikan para peminjam. Mulai dari bunga yang... selengkapnya
Kopwantera di usianya yang sudah menginjak ke 21, tetap konsisten menggelar Rapat Anggota Tahunan di minggu kedua bulan Januari, yaitu pada hari Minggu 11 Januari 2026. Rapat yang dimulai pukul 09.00 ini terasa spesial karena tidak tanggung-tanggung dilaksanakan di daerah... selengkapnya
Epidemi Corona di Indonesia yang mulai merebak di awal Maret 2020, di negara lain sudah terjadi sejak Januari 2020, sangat berdampak terhadap kegiatan usaha koperasi dan anggotanya. Pandemik Covid-19 adalah wabah global yang lama kejadiannya belum bisa diprediksi, khususnya di... selengkapnya
Belum ada komentar