
Koperasi Damasta Abhipraya Mandiri (Skd) atau Koperasi DAM, adalah koperasi sekunder kota Bekasi, yang didirikan atas semangat kolaborasi sesuai amanat Undang Undang. Tanggal 1 Oktober 2025, bertepatan dengan hari kesaktian Pancasila, Koperasi DAM pertama kali mengumumkan program-program strategisnya pada acara Sarasehan Koperasi, dengan Tema “Digitalisasi dan Apex Koperasi Menciptakan Ekosistem Koperasi yang Kuat dan Berdaya Saing”.
www.damastacoop.com
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bekasi, dihadiri pula oleh mitra strategis damasta antara lain Ketua Dekopinda Kota Bekasi, Direktur PT Sinergitas Untuk Negeri, Direktur LSP Dekopin, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota, dan Direktur BPRS Patriot Bekasi. Kegiatan ini dilaksanakan di Graha Wulansari I.

Koperasi DAM berkomitmen membangun ekosistem bisnis koperasi berbasis digital yang adil, inklusif dan sehat antar sesama koperasi anggota DAM dan antar koperasi dengan anggotanya dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan usaha
Selain pemaparan fungsi Apex Koperasi Damasta oleh Ketua Damasta, para peserta yang mayoritas berasal dari kalangan koperasi Sekolah di Kota Bekasi juga dibekali dengan demo cara menggunakan platform digital Damasta. Platform digital Damasta, yang dirancang oleh PT Sinergitas Untuk Negeri adalah bantuan teknologi diperuntukan bagi koperasi kota Bekasi, untuk pelayanan, pencatatatan transaksi keuangan, pelaporan dan penerapan standar koperasi dengan teknologi Informasi.
Acara Sarasehan Koperasi Batch 1 Periode 2025 ini selesai pada pukul 12.30, dan akan dilaksanakan secara rutin melibatkan koperasi-koperasi primer Kota Bekasi lainnya, yang saat ini jumlah eksisting sebanyak 1.500 koperasi. Sesuai Visi-nya, Koperasi Damasta Abhipraya Mandiri (Skd) melalui program Apex Damasta, berharap koperasi primer yang ada di Kota Bekasi menjadi koperasi yang tangguh dan berdaya saing (Saraswati)
Bagikan
Salah satu bentuk layanan Koperasi Wanita Sejahtera yang rutin dilaksanan setiap tahun adalah peningkatan keterampilan anggota melalui Pendidikan dan Pelatihan. Kali ini pelatihan yang dilaksanakan adalah Pelatihan keterampilan membuat hantaran pernikahan. Pelatihan keterampilan ini merupakan kegiatan yang diinginkan oleh anggota,... selengkapnya
Oleh: Firdaus Putra, HC. Usaha mikro dan kecil di Indonesia jumlahnya mencapai 98,7% dan 1,2%. Puluhan tahun mereka berada level itu saja dan sulit untuk naik kelas. UKMIndonesia.id, sebuah prakarsa kolaboratif Universitas Indonesia dan Kementerian Koperasi dan UKM serta berbagai... selengkapnya
Oleh : Dr. Ahmad Subagyo * Pandemi Covid-19 yang dialami oleh hampir seluruh negara di dunia, menjadikan turbulensi ekonomi dengan magnitude yang menjalar hingga Indonesia. Salah satu sektor ekonomi yang mulai terdampak adalah Koperasi. Jika separuh saja dari jumlah koperasi... selengkapnya
Belum ada komentar